Jelang Laga Melawan Kuwait

Jelang Laga Melawan Kuwait, Ini Persiapan Timnas Indonesia

Media Kampar – Jelang laga melawan Kuwait di babak ketiga kualifikasi Piala Asia AFC 2023, Timnas Indonesia telah bersiap mengerahkan kemampuan penuh. Laga tersebut akan digelar di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmed di Kuwait pada Rabu malam, 8 Agustus. Kuwait merupakan salah satu lawan terkuat Indonesia di Grup A setelah Yordania. Kuwait juga memiliki peringkat yang lebih baik dari Indonesia dalam peringkat FIFA.

Saat ini, Kuwait berada di peringkat 146 dalam peringkat FIFA, sedangkan Indonesia berada di peringkat 159. Namun, Indonesia harus tetap percaya diri dan optimis untuk mengejutkan tim tuan rumah. Setidaknya ada beberapa cara bagi Indonesia untuk mengalahkan Kuwait. Pertama, tim Shin Tae-yong dapat menggunakan taktik menekan. Strategi ini akan menyulitkan Kuwait untuk mengembangkan permainan karena pemain Indonesia menutup celah untuk mengoper bola.

Namun, strategi ini membutuhkan kerja keras, fokus, kebugaran, dan kerjasama dari semua pemain. Dengan strategi high pressing ini, pemain Indonesia juga diharapkan bisa mencuri bola di zona pertahanan Kuwait dan menciptakan peluang. Selain itu, pemain Kuwait juga dikenal bertubuh tinggi dan kuat dalam duel satu lawan satu. Fakhruddin Arianto dan kawan-kawan seharusnya sudah mengantisipasi situasi ini. Para pemain timnas Indonesia harus berani menghadapi dan berusaha memenangkan setiap lini permainan.

Baca juga: Inilah 5 Mitos dan Misteri tentang Candi Borobudur

Hal lain yang harus diperhatikan timnas Indonesia adalah serangan set-piece dan serangan balik dari Kuwait. Kuwait memiliki keunggulan pada postur tubuh saat menyerang dari bola mati, baik itu tendangan bebas maupun tendangan sudut. Oleh karena itu, pemain Indonesia harus berusaha menghindari kesalahan yang tidak perlu, jika tidak lawan akan menerima tendangan bebas dan dapat mengakibatkan hukuman bagi pemain Garuda.

Tak hanya mewaspadai serangan udara Kuwait, tim Indonesia juga perlu mengantisipasi serangan balik dari tim berjuluk Al Azraq ini. Pasalnya, serangan balik Kuwait juga bisa mengancam lini pertahanan Indonesia karena kecepatan pemainnya. Lini pertahanan Indonesia memang menjadi kunci sukses Shin Taeyong menjinakkan Kuwait. Seperti yang kita ketahui bersama, lini pertahanan masih menjadi salah satu titik lemah Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan terakhir. Selain itu, pemain Indonesia harus mengurangi kesalahan dasar seperti passing dan kontrol yang sering terjadi pada pertandingan sebelumnya.

Namun, Indonesia juga berpotensi mengalahkan Kuwait di laga ini. Tim Indonesia memiliki amunisi serang yang memiliki kecepatan Irfan Jaya, Witan Sulaeman, Saddil Ramdani, dan Stefano Lilipaly. Kecepatan lini depan Indonesia bisa menjadi senjata Garuda Indonesia dalam menciptakan peluang terbaik. Setiap peluang kecil yang didapat Indonesia diharapkan dapat dimaksimalkan dan dijadikan goal. Di sisi lain, Kuwait juga setidaknya memiliki gambaran gaya bermain Indonesia, salah satunya melalui cuplikan saat pertandingan menjamu Bangladesh.

Selain itu, tim berjuluk The Blue Wave itu juga menjajal tim dengan karakter yang mirip dengan Indonesia, yaitu Singapura. Kuwait memilih laga melawan Singapura pada Rabu (1/6) dan menang 2-0. Bukan tanpa alasan Kuwait memilih melawan Singapura. Selain posisi fisik pemain yang sama, rangking FIFA kedua negara juga sangat dekat. Singapura berada di peringkat 158, sedangkan Indonesia berada di peringkat 159. Oleh karena itu, Singapura merupakan lawan yang cocok jelang laga melawan Indonesia.

Baca juga: Cara Menandai Lokasi Parkir Di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *